habahaba versi pertama

Menyambung posting terdahulu tentang main-main dengan video di VoIP Rakyat, berikut adalah contoh implementasinya ketika menggunakan kode-kode tambahan yang sederhana untuk menjadikannya aplikasi atau layanan yang cukup menarik (debatable, I know, but still, its fun).

Aplikasi ditulis dalam bahasa HTML dan Javascript sederhana, anda bisa download dan install sendiri untuk menambahkan fitur-fitur yang membuatnya menjadi lebih menarik. Aplikasi kecil ini dinamai habahaba.

Siapkan webcam anda, pastikan anda install Flash 9 pada browser kesayangan anda dan mari kita berbagi wajah !

URL: http://www.antonraharja.web.id/habahaba/

Source code tersedia pada url diatas. Lisensi source code adalah MIT License. Lisensi yang amat bebas, pada intinya anda bisa lakukan apa saja semau anda pada source code tersebut.

Enjoy sharing !

Mari bermain dengan video

Mari kita mencoba video conference di VoIP Rakyat. Setelah berhasil, bagi anda yang kreatif tentu anda bisa memanfaatkannya untuk keperluan anda, seperti.. membuat layanan video conference sendiri? :)

Persyaratan:

  1. Pastikan anda punya webcam dan sudah aktif, artinya sudah terinstall driver nya dengan baik dan jalan
  2. Pastikan anda punya rekan dalam mencoba hal ini, rekan anda juga harus punya webcam dan sudah jalan
  3. Pilih 2 nama yang sekiranya ga dimiliki oleh orang lain dan rekan anda, jangan pakai nama generik misal user1 dan user2, tetapi pakai nama yang jelas2 hanya anda berdua yang punya, misal: anton-overseas dan kristy-athome
  4. Oh ya, browser yang digunakan bisa apa saja, yang penting mendukung flash 9

Tahap-tahap percobaan:

  1. Anda, sebagai user1 (nama contoh saja), buka dengan browser anda:

    http://voiprakyat.or.id/vcontent/tx/user1

  2. Anda buka dengan browser anda juga:

    http://voiprakyat.or.id/vcontent/rx/user2

  3. Rekan anda, user2 (nama contoh saja) buka dengan browser nya:

    http://voiprakyat.or.id/vcontent/tx/user2

  4. Rekan anda buka dengan browser nya juga:

    http://voiprakyat.or.id/vcontent/rx/user1

Catatan penting:

  1. Dalam tahap-tahap percobaan diatas, penggunaan user1 dan user2 adalah hanya contoh saja, pada percobaan anda sendiri anda harus menggunakan nama-nama yang lebih unik
  2. Dalam tahap-tahap percobaan diatas, perhatikan penggunaan tx dan rx, tx untuk transmit, rx untuk receive

Sukses atau tidak, ada kendala atau tidak, laporkan di forum VoIP Rakyat pada topik berikut:

http://developer.voiprakyat.or.id/forum/viewtopic.php?t=1328

Laporkan lengkap dengan bagaimana anda mencobanya dan environment nya.

Selamat mencoba !

Halo Ini Suara Rakyat

I found an interesting post about VoIP Rakyat here:
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=549674.

And of course ‘nice’ comments all about it :)

Oh this is the part I like:

Halooo…. Baru pada panggilan ketiga Yenni Hartati Svensson mengangkat teleponnya. Wanita kelahiran Pekanbaru yang tinggal di Swedia ini pun berbincang dengan Tempo selama setengah jam. Gratis. Tak ada biaya dalam percakapan internasional pada pekan lalu itu. Paling hanya biaya koneksi internet, listrik untuk komputer, plus modal untuk membeli headphone seharga Rp 30 ribu.

Are we saving money here ? Yes of course !

Video Call

Back from Malaysia (did some work on VoIP), got a special video that I wanna share with you guys. A video call using an IP Phones (with video). A rarely scene found here in Indonesia don’t you think so? :)

Anyway, enjoy the (sort) show, click here to watch.

Here’s couple of photos:

my workspace there

ip phone with video

My server used Asterisk 1.4.2. It has video-voice-mail (a voice mail, but also saved video). You can leave video+voice message to your friend :)

Insomnia for Jingle

Hey! My insomnia fever visits me again! Yup, im able to stay focus after hours of coding and thinking of new inovations ;) Having a wife that loves you so much does cast away the fever, but no you can’t really detain an ‘opreker’. Opreker is a way to say that Im not a rocket science scientist but I did play with rockets hehe.

Scanning the Internet for only an hour, I’ve collected hundreds of materials to build new something. One that light up the lamp on my head was the funny word: Jingle. I did also an SVN update to software related to the funny word, Spark and Wildfire, and found out that those guys at Igniterealtime.org already start working with the funny word. Interesting.

The funny word, Jingle, is actualy a protocol to establish multimedia sessions peer-to-peer on top of the famous open standard Instant Messaging protocol XMPP (eXtensible Messaging and Presence Protocol). When it become stable, in the future, soon, we can build our own Skype if we want to. It will inherit the best feature of XMPP, federated network. Interesting.

The lamp on my head bright enough to talk me into this. After hours, I found my self looking, searching, typing, thinking over bunch of Java codes (which im not very good at, but im so damn excited). Yes my friend, Im playing with Jingle on Spark ;)

So.. what’s that tell ya??..

There’s a good chance that Spark will replace Pandion for next releases of VoIP Rakyat Communicator. We’ll see ’bout that ;)

Solusi Komunikasi Murah

Kemajuan kualitas infratruktur internet di Indonesia perlu dibarengi dengan penyajian local content yang tepat bagi para penggunanya. Semaraknya game online merupakan salah satu contoh dari pemanfaatan infrastruktur internet yang tepat di Indonesia. Kendatipun kemajuan yang signifikan masih bertaraf local, hal tersebut tidak perlu menghalangi para pebisnis dan para pengguna internet untuk berhenti berkreasi.

VoIP adalah salah satu local content yang perlu dipertimbangkan. Pada generasi telekomunikasi selanjutnya bukanlah tidak mungkin bahwa seluruh jaringan telekomunikasi akan berbasis IP, dan voice sebagai data akan ditransmisikan melalui jaringan tersebut.

Kini untuk membangun jaringan VoIP relatif lebih mudah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan kemajuan dalam pengembangan aplikasi Open Source untuk VoIP. Kemajuan tersebut begitu pesat sampai taraf dimana aplikasi Open Source yang tersedia, beberapa diantaranya, dinilai pantas untuk diterapkan dengan status produksi, bukan lagi percobaan dalam lab saja.

Asterisk dan SER adalah dua diantara beberapa aplikasi Open Source yang siap digunakan untuk membangun jaringan VoIP. Jaringan VoIP berbasis kedua aplikasi tersebut baik terpisah maupun digabungkan, dengan konfigurasi tertentu, sudah dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan bisnis apalagi untuk keperluan rumahan.

Artikel “Solusi Komunikasi Murah� dapat dibaca dalam dalam majalah CHIP edisi November 2006. Dan beberapa manual nya dapat pula diperoleh dari website VoIP Rakyat.

Mengenal Protokol VoIP: SIP

SIP adalah Session Initiation Protocol, yaitu protokol yang digunakan untuk inisiasi, modifikasi dan terminasi sesi komunikasi VoIP. SIP adalah protokol Open Standard yang dipublikasikan oleh IETF, RFC 2543 dan RFC 3261. Selain digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi voice, SIP juga dapat digunakan untuk negosiasi sesi komunikasi data media lain seperti video dan text.

Disebutkan sebagai hanya melakukan “negosiasi sesi komunikasi� adalah karena SIP merupakan signalling protocol, bukan media transfer protocol. Artinya SIP tidak menghantar data media (voice, video dan text), melainkan hanya melakukan negosiasi sesi komunikasi saja dan memanfaatkan protokol lain seperti RTP sebagai media transfer protocol.

Dalam dokumen ini akan dikenalkan dasar SIP, mencakup pembahasan tentang pengalamatan, arsitektur dan komponen-komponen yang terkait.

Dokumen dapat di-download di url ini.

Semoga bermanfaat.

Membangun IP PBX dengan Asterisk (I)

Membangun IP PBX atau server VoIP kini tidak lagi terlalu sulit dengan tersedianya aplikasi IP PBX Open Source yang stabil yaitu Asterisk. Untuk memudahkan rekan-rekan mencoba membangun IP PBX sendiri, maka saya menulis sebuah dokumen (pdf) berisi penjelasan singkat komponen dasar IP PBX, manual dan konfigurasi Asterisk. Direncanakan akan ada 2 dokumen lain menyusul yang akan menjelaskan lebih lanjut dan lebih dalam mengenai IP PBX dengan Asterisk.

Dokumen pertama tersedia untuk di-download disini.

Continue reading “Membangun IP PBX dengan Asterisk (I)”

Workshop di Hari Kemerdekaan

Di hari kemerdekaan RI, 17 Agustus 2006, saya tidak ikut lomba balap karung, kerja bakti, nonton panjat pinang, atau nonton acara TV seputar “agustusan”, saya justru memberikan workshop dengan materi utama VoIP di Masjid Istiqlal yang diselenggarakan oleh KMTI (Komunitas Muda Telematika Indonesia) dkk.

Workshop yang diawali dengan seminar itu dihadiri pula oleh Opa sebagai pembicara pada sesi I. Diantara mereka yang hadir sebagai peserta adalah para pengurus beberapa organisasi kepemudaan Islam, wakil-wakil dari beberapa Universitas, dari Bakrie, adik dan calon istri saya. Jumlah peserta saya kira tidak lebih dari 50 orang.

Menarik apa yang dihasilkan dari seminar dan workshop “sederhana” itu, sebuah draft petisi yang isinya mendukung gerakan implementasi teknologi VoIP di Indonesia. Hardilani selaku Ketua Umum KMTI, Opa dan saya mengawali penandatanganan petisi tersebut. Petisi ini rencananya akan disodorkan pada masyarakat, dan berharap banyak tanda-tangan yang dapat dikumpulkan, cukup banyak untuk membuatnya menjadi sesuatu yang berarti bagi gerakan implementasi teknologi VoIP yang lebih memihak rakyat di negara ini.

Akan ada pertemuan lagi dengan para penggiat IT di Masjid Istiqlal kira-kira bulan Ramadhan ini. Saya penasaran dengan status petisi itu, KMTI demikian yakin bahwa mereka dapat mengumpulkan ribuan tanda-tangan.

Hati-hati dengan IN SRV

Sungguh menarik (karena baru mengalaminya) apa yang saya temukan pagi ini. Gunakan SJphone, lakukan login ke VoIP Rakyat, kemudian klik kanan layar SJphone anda, beri tanda checklist di menu Show Log. Lakukan dial ke 901 dan amati jendela Log. Anda akan menemukan pesan error, disertai protes keras SJphone berupa alert box, yang isinya tentang status SJphone yang tidak dapat menghubungi service SIP pada port 5060 TCP.. kok TCP??…

Sebelumnya ada rekan dari VoIP Rakyat yang mengalaminya. Salah saya memang, yakin betul bahwa itu salah setup saja, sampai saya mengalaminya sendiri barulah tersadar bahwa kesalahan ada pada konfigurasi DNS untuk domain voiprakyat.or.id.

Continue reading “Hati-hati dengan IN SRV”